oleh

Event Bau Nyale Usung Tema Road To Mandalika Moto GP

-Wisata-93 views

LOMBOK TENGAH, MP – Even Pesona Bau Nyale tahun ini mengusung tema Road to Mandalika MotoGP 2021. Event Bau Nyale kini jadi event nasional. Sebagaimana diketahui, Event Bau Nyale mempunyai cerita unik yang melegenda dikalangan masyarakat Lombok Tengah (Loteng). Pemerintah pusat telah memprioritaskan event Bau Nyale ini menjadi salah satu kalender kegiatan nasional. Event tersebut akan dilaksanakan di lokasi Pantai Kuta atau KEK the Mandalika.

Di Aula Poltekpar, berlangsung persiapan tahap akhir untuk Event Bau Nyale yang di hadiri langsung oleh  Kadis Pariwisata Provinsi NTB, M. Paozan, Direktur Poltekpar Hamsu Hanapi, Asisten II H. Nasrun, Dir. Pem. Obvit, Kombes Pol. Abu Darim, dan dari ITDC, diwakili oleh Pariwijaya Divisi Operasional, Kamis (30/01).

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB, M. Paozan mengatakan perayaan event bau nyale ini akan di pusatkan di Pantai Aan. Di Pantai Aan ini nanti akan dibangun panggung kehormatan dengan ukuran 20 kali 20 Meter. Acara akan dimeriahkan IKM dan UKM dengan menjajakan hasil karya mereka untuk di promosikan.

Selanjutnya, pihaknya telah meyiapkan tempat duduk VIP untuk 500 orang tamu yang akan di undang. Dari kementerian juga akan diundang. Bahkan akan diundang juga tamu dari negara sahabat. “Nanti kita akan undang duta besar negara tetangga untuk menyaksikan langsung event bau nyale,” katanya.

Disampaikan, rangkaian acara di Wonderfull Event Bau Nyale ini akan dimulai dari tanggal 8 sampai 15 Februari 2020 dengan didukung kegiatan menarik diantaranya Lomba foto dengan tema go to MotoGP 2021, Lomba Mandalika Fasion Show, Lombok Kuliner dan acara budaya peresean yang lokasinya telah disiapkan dengan baik dan kemudian akan di tutup  sampai tanggal 1 Februari. “Keberhasilan dari event bau nyale ini nanti akan kita lihat dari perputaran uang untuk sektor ekonomi sebagai barometer. Artinya, dengan acara ini diharapkan mampu menekan kemiskinan,” ungkapnya.

Sementara itu Asisten II, Nasrun meyambut baik pusat panggung di alihkan ke Pantai Aan, bukan di Pantai Seger. Mengingat lokasi di Pantai Seger sedang giatnya pembagunan infrastruktur sehingga banyak material menumpuk. Kalau terjadi hujan tentu akan becek dan licin. “Akan tetapi, bukan berarti kita melarang untuk menangkap nyale di Pantai Seger, hanya Panggung Besarnya yang bergeser ke Pantai Aan,” tandasnya. (wan)

News Feed