oleh

Rakernas MUI : Wujudkan Kemajuan Umat, Kesejahteraan Bangsa dan Negara Kuat

LOMBOK TENGAH, MP – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Majelis Ulama Indonesia (MUI) resmi dibuka oleh wakil presiden RI terpilih, KH Ma’ruf Amin dihalaman masjid Nurul Bilad Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Desa Kuta Kecamatan Pujut. Kegiatan yang berlangsung Jum’at sore (11/10) akan dilaksanakan hingga sampai tanggal 13 Oktober dan diikuti sekitar 300 peserta dari perwakilan MUI semua daerah.

Dalam kegiatan itu hadir gubernur NTB, DR. Zulkiflimansyah, Kapolda, Danrem, Bupati se- NTB dan ribuan tamu undangan lainnya. Selain pembukaan Rakernas, pada kesempatan itu juga dilakukan pengukuhan Gerakan Nasional Anti Narkoba (Ganas) NTB, dan dewan syariah Nasional Provinsi NTB.

KH Ma’ruf Amin menegaskan, Rakernas ini diakukan untuk mengevaluasi berbagai program yang sudah dirancang pada tahun 2015 lalu. Dimana, diketahui dari hasil monev yang sudah dilakukan, keberadaan MUI sudah banyak menjalankan berbagai program yang sudah dicanangkan, kendati memang tidak bisa dipungkiri jika masih ada kekurangan.

“Tugas besar MUI adalah menjaga umat dan menjaga agama serta menjaga negara agar tetap lebih baik dan tetap relavan dengan penguatan ideologi dalam hal menyongsong ukhuwah islamiyah dan menangkal paham radikalisme yang ada,” tegasnya.

Termasuk kedepan MUI MUI harus hadir menjaga perekonomian umat. Mengingat saat ini diera moderniasasi semua banyak berkaitan dengan tekhnologi, sehingga keberadaan tekhnologi ini harus bisa dimanfaatkan dengan baik. “Kita berharap agar penguatan ekonomi ini lebih mengarah kearah digital,” serunya.

Berbagai permasalahan umat pun akan dibahas dalam Rakernas ini, terutama dalam melihat perkembangan pariwisata,  mengingat Lombok merupakan salah satu wilayah yang memiliki destinasi wisata dengan predikat wisata halal terbaik didunia, maka tentu hal itu harus didukung dengan berbagai hal untuk memastikan berbagai hal terutama makanan untuk tetap halal. “MUI harus masuk mengikuti perkembangan destinasi wisata halal di Lombok, terutama dari segi makanan agar tetap halal,” tandasnya.

Sementara, Gubernur NTB DR Zulkiflimansyah memberikan apresiasi atar terselenggaranya kegiatan MUI di Lombok-NTB. Tentu dengan adanya kegiatan ini akan memberikan dampak positif dalam mendidik generasi muda dan memajukan pariwisata yang ada saat ini. Karena memang NTB merupakan destinasi wisata terbaik dengan predikat halal tourism di Dunia.

“Kehadiran para ulama dan pemikiran ulama sangat kita butuhkan untuk menjadikan generasi muda kita untuk bisa tampil lebih baik, karena memang banyak yang belajar hingga ke luar negeri, tapi lupa untuk istiqomah. Ada juga yang bahkan lupa untuk belajar berbagai hal,” singkatnya.

Ketua panitia Rakernas MUI, Prof Saeful Muslimin menegaskan, kedepan dalam rakenas ini akan dibahas dan diputuskan sumbangan pemikiran MUI untuk terwujudnya kemajuan umat dan kesejahteraan bangsa serta negara yang kuat. Hal ini menjadi wujud komitmen MUI untuk ikut mengambil tanggungjawab terhadap nasip dan masa depan umat, bangsa dan Negara.

“Rakernas kelima ini merupakan Rakernas yang terakhir, sebelum masa jabatan habis pada 2020 mendatang. Saya mengucapkan terimakasih terhadap semua pihak yang telah membantu kelancaran acara Rakernas ini. Dimana rakernas ini menjadi forum evaluasi bagi pelaksanaan kerja MUI setahun terakhir serta melihat situasi dan kondisi MUI secara keseluruhan,” pungkasnya. |dk

News Feed