oleh

Bupati Loteng Sambut Menteri Desa PDTT di Desa Wisata Setanggor

Bupati Lombok Tengah (Loteng) HM. Suhaili, FT, menyambut kunjungan Menteri Desa, Pembangunan DaerahTertinggal, dan Transmigrasi Indonesia (PDTT), Eko Putro Sandjojo, BSEE, MBA, di Desa wisata Setanggor Kecamatan Praya Barat, Kamis (25/07). Dihadiri Wakil Bupati Donggala, Kepala Desa Kabupaten Loteng, SKPD Loteng, Pokdarwis, dan jajaran Forkopimda.

Menteri Desa PDTT langsung meninjau bantuan Ditjen PDT Terkait Industri Tenun (Galeri Tenun, Alat Tenun, Rumah Tenun) dan Ditjen PPMD (homestay). Diiringi Bupati Loteng, Ia meninjau sambil berdialog singkat dengan penenun yang sedang merajut kain tenunnya. Dalam isi dialog singkatnya, terdengar ia menanyakan tentang perkembangan Pemasaran seperti apa. Ia juga menghimbau agar produk kesenian di Desa Setanggor bisa dibeli oleh wisatawan manca Negara dan tentunya dengan harga jual yang tinggi. Mengingat perkembangan pariwisata di Loteng sudah mulai dilirik dunia.

Setelah meninjau Galeri, acara dilanjutkan dengan sambutan Bupati Loteng. Suhaili mengungkapkan apresiasi yang tinggi kepada pemerintah atas segala bentuk bantuan yang telah diberikan kepada daerah Loteng. Ia sampaikan kehadiran Menteri Desa PDTT beserta rombongan merupakan anugerah yang sangat besar untuk membangun atau memotivasi diri dalam membangun bangsa tercinta ini.

Dijelaskannya, Loteng secara umum memiliki tiga fokus utama yakni bidang agribisnis, tourism, dan marine. Di bidang agribisnis (pertanian) Loteng menjadi pengahasil padi terbesar. Kemudian dalam bidang tourism (pariwisata), Loteng dengan kemegahan KEK Mandalika dengan dukungan pemerintah pusat tentu tidak hanya dijadikan sirkuit Moto GP saja, melainkan akan digunakan sebagai tempat balap Formula 1. Selain itu, dalam bidang marine (Kelautan), keindahan hamparan laut di Loteng serta banyaknnya populasi ikan di Loteng tidak kalah unggul.

Namun tantangannya adalah, “bagaiamana cara kita menghadapi tantangan pembangunan di daerah ini. Pemerintah pusat sudah memproyeksikan KEK Mandalika. Tinggal kita sekarang mempersiapkan diri menghadapi kemajuan perkembangan pembangunan Loteng. Mari kita sama-sama beriktiar dan saling bersinergi menciptakan Mandalika yang Sholah, Sholeh, Sholoh sehingga nantinya Mandalika sebagai harapan pariwisata yang bersatu, beriman, dan sejahtera,” tandasnya.

Sementara, Menteri Desa PDTT, Eko Putro memaparkan dana Desa diharapkan menunjang perkembangan pariwisata yang ada di Loteng. Terlebih, sekarang ada KEK Mandalika, sirkuit MotoGP, dan sedang negosiasi untuk F1. Tentunya masyarakat harus mempersiapkan diri menghadapi kemajuan sector pariwisata ini.

Disampaikannya juga sejak tahun 2015 Pemerintah sudah menggelontorkan dana Desa. Tahun 2015 pemerintah menggelontorkan dana sebesar 20,69 triliun dan hanya bisa diserap 82 persen. Banyak yang gagal karena kepala Desa belum siap.

“Presiden Jokowi mengatakan dana Desa tidak boleh gagal, karena pertumbuhan ekonomi yang baik diatas 5 persen. Semua komponen harus bisa membantu sampai kepala Desa siap. Sehingga dana Desa bisa diserap secara maksimal,” katanya.

Disampaikan, Jumlah dana Desa pada tahun 2016 dianggap tidak berhasil sehingga dinaikkan dua kali lipat dari 20, 67 triliun menjadi 46,98 triliun. Sehingga untuk mengefektifkan penyerapan dana Desa, Kepala Desa didampingi kepala daerah harus menjalin kerja sama dengan semua elemen.

Tidak ada satu kementerian atau lembaga yang penyerapan dananya lebih dari 99 persen kecuali Desa dan kepala Desa. Oleh karena itu, suatu keistimewaan tersendiri bagi Desa dan Kepala Desa. “namun saya ingatkan ke kepala Desa agar Infrasturuktur jangan terlalu difokuskan, kalau infrastruktur diikuti tidak akan ada habisnya, walapaun memang infrastruktur masih kurang,” terangnya.

5 tahun ke depan, katanya, dana Desa akan ditambah dari 257 triliun menjadi paling sedikit 400 triliun. Oleh karenanya dana Desa harus betul-betul dipakai sebagai pemberdayaan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat Desa. Tentu dengan tujuan agar dana Desa yang digunakan bermanfaat dan dapat memberikan hasil. 

News Feed