MFC Meriahkan Pesona Bulan Bau Nyale 2018

MFC Meriahkan Pesona Bulan Bau Nyale 2018

LOMBOK TENGAH, MP – Mandalika Festival Carnaval (MFC) dalam rangka menyambut puncak pelaksanaan pesona bau nyale yang dipusatkan mulai Selasa (besok red) hingga Rabu (7/3) di pantai Seger, Kuta Pujut berhasil menghipnotis ribuan masyarakat Lombok Tengah. Pasalnya, dalam karnaval itu berbagai atraksi, budaya dan busana disajikan. Ini semua menggambarkan kekayaan budaya yang ada di Lombok Tengah.

Festival bau nyale merupakan ajang tahunan yang terus menurus dilakukan setiap tahunnya. Namun, tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Dimana, dikemas dengan begitu hebat, meriah dan luar biasa hingga membuat masyarakat terkagum-kagum. Walaupun, ketika itu sempat hujan besar, tapi tidak menyurutkan semangat peserta.  Buktinya, saat itu masih gerimis mereka memulai kegiatannya.

Tahun ini pun, Kapolres Loteng, AKBP Kholilur Rochman mengambil bagian dalam festival tersebut. Terlihat juga ikut menggunakan busana yang menceritakan legenda putri mandalika dengan didampingi istrinya dan istri Suhaili FT, yakni Hj Baiq Irma Budiani Suhaili FT.

Kepala Dinas Pariwisata NTB, LM Faozal memberikan apresiasi kepada Pemkab Loteng dan masyarakat Loteng atas dukungan dan partisifasi yang telah diberikan, sehingga evet MFC berjalan lancar, meriah dan sukses. Sehingga, hanya satu yang bisa terucap yakni ucapan terima kasih sebesar-besarnya, terutama Kapolres Loteng yang ikut serta juga mengambil bagian dari kegiatan ini.

Dijelaskan Faozal, event bau nyale saat ini telah masuk menjadi 100 event Wonderfull Indonesia. Dari 100 event itu, bau nyale lah menjadi pembukanya. “Hanya satu yang bisa saya sampaikan event ini sangat luar biasa,” tandasnya

Sementara Plt bupati Loteng, Lalu Pathul Bahri juga memberikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi NTB, terutama Dinas Pariwisata Provinsi NTB yang telah memberikan support dan partisifasinya.  Karena, berkat dukungannya kegiatan ini tersenggara dengan baik dan sukses. “Tentunya semua ini tidak terlepas dari bentuk sinergitas yang dilakukan antara Pemprov NTB dan Pemkab Loteng,” ujarnya.

Selain itu, ia pun mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Kapolres Loteng yang ikut serta mengambil bagian dari event ini. “Kami juga ucapkan terima kasih kepada masyarakat Loteng yang telah memberikan dukungannya, sehingga acara ini berjalan sukses,” ungkapnya.

Kemudian, dalam event ini telah menunjukkan sungguh luar biasa budaya yang ada di Loteng. Untuk itu, dengan kegiatan ini kita bisa menunjukkan kepada dunia, begitu hebatnya budaya yang ada di Loteng. “Apa yang kita lakukan ini, semuanya adalah sebagai penunjang pariwisata. Jadi mari kita pertahankan budaya yang ada dan mari kita lestarikan,” tungkasnya.

Ribuan peserta lainnya juga menunjukkan kostum dan atraksi yang menggabarkan budaya yang ada di Loteng. Dimana, ada gendang beleq dan lainnya. Bahkan, dicarnaval itu pun tidak hanya diikuti oleh 12 kecamatan se Loteng, terlihat juga peserta dari Kutai Timur. Malah ketika di panggung kehormatan, mereka menunjukkan tarian selamat datang yang berasal dari daerahnya. |dk

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.