Bupati : “Roah Kebian” Budaya Masyarakat Yang Patut dilestarikan

Bupati : “Roah Kebian” Budaya Masyarakat Yang Patut dilestarikan
LOMBOK TENGAH,MP –  Kegiatan “Roah Kebian” merupakan salah satu budaya yang berkembang dimasyarakat yang patut dilestarikan mengingat esensi dan tujuan pealaksanaan kegiatan tersebut sangat baik. Demikian disampaikan Bupati Lombok Tengah, HM.Suhaili,FT , Jumat (27/5) 2017, pada acara Zikir dan Doa bersama sambut bulan suci Ramadan 1438 H di Bencingah Adiguna Praya.
Diantara tujuan dialaksanaknya kegiatan Zikir dan Doa yang dibungkus dalam acara bertajuk “Roah Kebian” itu lanjut Bupati, yakni untuk secara bersama-sama mensyukuri nikmat Allah SWT yang sudah dikaruniakan kepada semua masyarakat.” Lebih-lebih hingga detik ini, sehari jelang bulan Ramadan kita masih diberikan umur. Bersyukur kita bisa dipertemukan kembali dengan bulan yang sangat mulia ini,”katanya.
Terlebih lagi lanjut Bupati, barang siapa yang senang dan gembira dengan datangnya bulan suci Ramadan, maka diharamkan oleh Allah tubuhnya disentuh oleh api neraka. Untuk itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari melaksanakan salah satu apa yang telah dibimbing oleh Nabi Muhammad.SAW. Selain itu bisa sebagai wahana untuk implementasikan syariat dan ajaran serta norma-norma agama yang sudah digariskan kepada manusia sebagai ummat.
Berkumpul atau berjamaah seperti pada kegiatan itu imbuh Bupati, bisa juga sebagai wahana untuk bersilaturrahim satu sama lain, saling mendekatkan diri untuk mengikat ukhuah satu sama lain terutama antara jajaran Pelayan Masyarakat di Lombok Tengah.  “Pada acara ini, nanti dirangkai dengan tausiah dari salah satu tuan guru kita. Ini sebagai salah satu cara untuk mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadan ini. Mengenai apa-apa yang dinajurkan sebagai tambahan ibadah dan apa ensensi daripada Ramadan itu sendiri,”jelasnya.
Salah satu esensi dari Ramadan itu sendiri lanjut Bupati, bagaimana menumbuh kembangkan dan membangun rasa kepedulian terhadap sesame. Untuk itulah pada kegiatan roah kebian itu, pihaknya mengundang sekitar 360 orang anak yatim yang berasal dari 12 kecamatan se Kabupaten Lombok Tengah. Diamana dalam roah itu sekligus sebagai roah berbagai rejeki kepada mereka yang sekaligus sebagai tamu agung pada kegiatan tersebut.
Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan perubahan sejumlah kegiatan yang biasanya dilakukan pada pagi Jumat. Dimana pada bulan suci ramdan tahun ini, kegiatan olah raga pagi jumat diagnti dengan kegaiatan Imtaq Sahur bareng yang dilaksanakan secara bergiliaran dimasjid-masjid yang dinetukan kemudian. Selain itu, setiap sore hari di Bencingah Adiguna Praya, digelar kegiatan tausiah yang diakhiri dengan quis bagi masyarakat dan siapa saja yang hadir pada acara tersebut. (ding) (Kerjasama Bagian Humas dan Protokol Setda. Kabupaten Lombok Tengah dengan matapena.co.id)
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.