Musrenbang Penyusunan RKPD 2018 Loteng Dibuka

Musrenbang Penyusunan RKPD 2018 Loteng Dibuka

LOMBOK TENGAH, MP – Dalam rangka menyusun rancangan awal RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) dan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah) tahun 2018, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Loteng menggelar Musrenbang, di D’Max Hotel, Rabu (15/3).

Dengan mengusung tema “memacu investasi melalui penguatan daya saing daerah dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat”.  Kegiatan ini dibuka oleh Sekda Loteng, H Nursiah. Dihadiri, Wakil Ketua III DPRD Loteng, Ahmad Ziadi, Bappeda Provinsi NTB, Kejaksaan, Kepolisian, Pengadilan, Semua SKPD, Camat dan sejumlah tokoh masyarakat, pemuda dan lainnya.

Dalam sambutan Bupati Loteng, HM Suhaili yang dibacakan Sekda Loteng, H Nursiah mengatakan, rencana kerja pemerintah daerah tahun 2018 yang akan disusun bersama ini merupakan pelaksanaan RPJMD Kabupaten Lombok Tengah tahun ke-3. Sehingga, melalui RKPD ini, kita akan merumuskan arah kebijakan pembangunan dan menetapkan program prioritas pembangunan di tahun 2018, diantaranya peningkatan akses dan mutu pelayanan pendidikan dan kesehatan, pengelolaan sda secara berkelanjutan, peningkatan iklim usaha dan investasi yang kondusif, peningkatan kualitas dan kuantitas infrastruktur dasar, peningkatan kapasitas aparatur dalam peningkatan kualitas pelayanan public.

Tentunya, apa yang akan kita rumuskan dan tetapkan dalam rkpd ini  adalah  upaya mewujudkan  visi Lombok Tengah Bersatu, yang selaras dengan kebijakan pemerintah pusat dan provinsi. Disamping itu, TKPD ini juga menjadi ruang bagi seluruh elemen masyarakat Lombok Tengah untuk menuangkan ide, saran dan pendapat terhadap seluruh proses pembangunan yang telah kita laksanakan dan hal-hal yang ingin dicapai di masa depan.

Kemudian, kita semua patut bersyukur terhadap pembangunan yang selama ini dilaksanakan di Lombok Tengah, karena telah menampakkan hasil yang cukup signifikan. khususnya upaya-upaya pengembangan sektor pariwisata sebagai lokomotif pembangunan yang harus terus dipacu, dalam persepektif destinasi wisata, seperti KEK Mandalika yang merupakan bagian dari salah satu destinasi wisata yang berdaya saing dan telah diarahkan sebagai pusat kegiatan mice (meeting, insentif, convention, exhibition) bertaraf internasional, dengan didukung oleh industri kreatif penunjang kawasan, serta aksesibilitas dan konektivitas kawasan.

Sehingga, dengan kondisi itu, harus tanggap dalam menangkap peluang-peluang yang ada. Namun, di sisi yang lain peluang tersebut akan terlepas begitu saja, apabila kita tidak segera menyiapkan diri, bergegas untuk berbenah lagi.

Oleh karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pelatihan yang match and link merupakan sebuah keharusan sehingga diharapkan angkatan kerja yang mengalami pertumbuhan cukup tinggi saat ini dapat terserap pada lapangan kerja baru yang ada.

Disamping itu, harus mampu mewujudkan pemerataan dalam pelayanan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas untuk seluruh warga Lombok Tengah. Namun demikian, berbagai upaya terobosan dan lompatan yang dilaksanakan akan sulit terwujud tanpa didukung oleh kerjasama yang solid antar stakeholder terkait. Oleh karena itu, sinergitas menjadi kunci utama dalam setiap gerak pembangunan. Apalagi, ego sektor yang menonjol kerap menjadi penghalang keberhasilan berbagai program.

Sehingga, untuk mewujudkan  semua itu, masih dibutuhkan semangat dan kerja yang lebih keras lagi untuk menyelesaikan berbagai tantangan yang ada. “Kami juga menyadari bahwa ikhtiar yang kami lakukan tidak akan cukup untuk menjawab berbagai persmasalahan pembangunan. Dan lebih dari itu, peran aktif sertasinergitas dari seluruh komponen masyarakat adalah modal utama proses pembangunan akan dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya. |dk

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.