Walau Punya Sertifikasi Puluhan Guru Madrasah Tak Bisa Terima Dana Sertifikasi

Walau Punya Sertifikasi Puluhan Guru Madrasah Tak Bisa Terima Dana Sertifikasi
LOMBOK TENGAH,MP – Sejumlah guru madrasah, keluhkan uang sertifikasi mereka yang hingga saat ini belum bica dicairkan oleh pihak Kementerian Agama Kabupaten Lombok Tengah. Demikian diungkapkan salah seorang anggota DPRD setempat, Kamarudin, Senin (21/11) 2016 di Kantor DPRD.
 Apalagi alasan tak bisa cairnya seretifikasi tersebut, karena jumlah guru madrasah penerima sertifikasi sudah melebihi dari jumlah yang bisa diakomodir oleh dana sertifikasi tersebut. Selain itu, para guru madrasah tersebut dinilai memiliki sertifikasi yang bersifat linier.”Kita jadi bingung dimana benang merah masalah ini,”Ujar dewan yang juga pengurus salah satu Yayasan pengelola madrasah ini.
Sejak beberapa tahun terakhir ini lanjut Kamarudin, pihak Kementerian Agama melakukan sertifikasi kepada puluhan madrasah yang ada di Lombok Tengah. Masing-masing madrasah, ada sekitar 7 sampai 9 guru swasta yang diminta untuk melakukan pengurusan sertifikasi.”Kementerian Agama rata-rata menerima semua guru madrasah tersebut sebagai guru yang layak mendapat sertifikasi,”Jelasnya.
Ratusan guru yang telah dinyatakan mendapat sertifikasi itu lanjut Kamarudin, saat ini sangat berharap agar dana sertifikasi mereka bisa segera dinikmati. Apalagi saat ini, sejumlah guru lain sudah mendapatkan haknya dari dana sertifikasi tersebut.”Hanya saja, saat para guru ini sudah saatnya akan menerima dana sertifikasi, barulah Kementerian Agama menyampaikan kalau sesungguhnya guru madrasah sertifikasi sudah melebihi kuota,”Ungkapnya.
Akibatnya puluhan guru madrasah yang tadinya sudah dinyatakan sebagai penerima sertifikasi, tidak bisa menerima haknya. Hal tersebut tandas Kamarudin menjadi tanda tanya besar masyarakat terutama para guru madrasah swasta dan juga pengurus yayasan yang ada. Disayangkan pihak Kementerian Agama menyampaikan kelebihan tersebut jelang dana dicairkan.”Kenapa tidak dari awal diberitahukan kepada para guru ini,”Katanya dengan tanda tanya besar.
Mestinya lanjut Kamarudin, Kementerian Agama tidak lagi menerima guru-guru yang mendaftar sebagai penerima sertifikasi lagi. Kalau memang anggaran untuk sertifikasi sudah tidak mencukupi untuk disalurkan kepada guru-guru madrasah tersebut. “Ini kan aneh, yang menerima Kementerian Agama, sekarang kok bilangnya naggaran sertifikasi tidak mencukupi karena guru yang mendapat sertifikasi sudah kelebihan jumlahnya,”Pungkasnya.
Sementara itu Kepala Kementerian Agama Lombok Tengah, ketika akan dikonfirmasi terkait dengan hal tersebut, salah seorang stafnya mengatakan kalau Drs.HL.Nasri Anggara selaku Kepala kementerian Agama sedang ada tugas diluar kantor. (ding)
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.